Pages

Jangan Ajari Orang Yang Sedang Jatuh Cinta Tentang Logika

Saturday, December 9, 2017
Tutup kumis tebel kata ibu negara
Hmmm, tidak bisa di pungkiri dan tidak bisa di elakkan lagi, bahwa orang yang jaatuh cinta dan gila dengan kecintannya. bahwa dia tidak akan mempan di ajari logika dan di ajaak berfikir. 



Cinta memang tidak salah, tapi keterlaluan dalam cinta sehingga lupa dasar-dasar logika merupakan hal yang berlebih-lebihan dan hal itu di larang dalam agama. Segala hal yang berlebih-lebihan adalah hal yang tidak di perbolahkan dalam agama dan termasuk hal yang harus di tinggalkan. 

Lalu berlakukah logika dalam cinta? memang banyak bukti yang menunjukkan logika itu tidak berlaku dalam cinta. Kita sangat mengenal cerita Qois dan Layla, atau yang terkenal Layla Majnun. Dalam cerita itu seakan menunjukkan kalau si Layla adalah perempuan yang sangat cantik tidak ada tandingannya, akan tetapi dalam beberapa literatur di sebutkan bahwa kecantikan Layla tidaklah begitu cantik, cuman kecintaan Qoislah yang membuat Layla terlihat sangat cantik. 

Itu artinya ada hal yang hilang dari logika dirinya. Tak jarang juga kita lihat dalam keseharian kehidupan kita, ada anak laki-laki yang terdidik agamis, ibunya agamis, ayahnya agamis, ibunya sering ikut pengajian, sering ikut majlis taklim, tapi anak laki-lakinya itu suka atau cinta atau bersama dengan perempuan yang tidak berkerudung dan bahkan terkesan mengumbar aurat. 
di api tak kunjung padam pamekasan, KLIK youtobe KLIK 

Sekali lagi, jangan ajari logika, karena cinta itu kadang-kadang tidak butuh logika kata Agnes MO dalam lagunya. Begitu juga dengan kejadian-kejadian di luar nalar yang juga tidak masuk logika, seorang duda yang suka dan mau nikah dengan ibu dari anak mantunya yang rumahnya berdekatan. hmmm sekali lagi, logika sudah tidak berfungsi dalam cinta. 

Oleh karena itu, sebelum logika kita itu tidak berfungsi, belajarlah untuk mengenal dan mengetahui siapa yang akan kita cintai, dan kenapa kita mencintainya, serta bagaimana cara agar tidak terlalu cinta.

Hal penting yang tidak boleh di lupakan adalah, CINTA DAN BENCI TIDAK BOLEH OVERDOSIS. Keduanya adalah hal yang salah dan bawalah biasa, cinta dengan biasa, benci juga biasa, atau dalam bahasa yang lebih agamis adalah CINTA KARENA ALLAH DAN BENCI KARENA ALLAH. 

So, jagalah logika kita sendiri, karena mamang kita yang paling bertanggung jawab, dan juga berfikir dan melihat sekitar, sehingga kita bisa memakai logika dengan sesuai. 

Semoga Allah memberikan petunjuka kepada kita semua. Amin
                                                                                                                M. Albilaluddin al-Banjari, SH
                                                                                        CEO BilalGrup, Motivator, Entrepreneur
 Hp, Wa, Sms : 0858-558-321-66, 
 Twitter:  @malbilaluddin1 
IG: Bilal Grup, BBM: D74953C2, 
ID Youtobe :  M. AlbilaluddinID

No comments:

Post a Comment