Pages

SUDAH 6 HARI MEMPERBAIKI JALAN, MASIH JUGA BELUM FINISH

Saturday, September 9, 2023

 Dimulai pada tanggal 2 September 2023 dimulai, sampai hari ini tanggal 9 september belum selesai, dan pada hari jumaat kemaren libur. 


Sudah 6 hari belum finish, dan itupun masih akan diteruskan besok hari, untuk beberapa titik yang belum selesai. 


Sepintas cerita awal, jadi untuk kleder minjam ke tambang CV MB, yakni tambang dari almarhum H, Aliansyah,


Dimulai dari jalan poros lombok 1, karena memang datangnya kleder dari 74. 


Sebelum di kleder di jalan poros lombok 1, dibeberapa titik sudah dimintakan bikros pada H. Suberi dan H, Tapa, Lanjut di sapu dan di ratakan dari jalan tambang, lanjut kemudian dihari itu juga ke jalan poros lombok 2, dan dirumah almarhum Mak Sa dihari kedua. 


Jadi hari pertama menyelesaikan Bantuan bikros dari Bos H. Suberi dan H. Tapa, di poros lombok 1, dan lombok 2. 


Sedang untuk hari kedua, yang diarah rumah Almarhum Mak Sa, diberikan bantuan bikros dari Riki H. Muin, total seluruh bikros bantuan beliau sebanyak 40 ret. Termasuk untuk yang gunung pandan, dan untuk beberapa titik di lombok 2. 


Lanjut dihari selanjutnya di gunung pandan, dan untuk di gunung pandan ini karena jalannya lumayan panjang, dan berkelok-kelok, serta banyak cabang jalannya, maka membutuhkan waktu yang tidak sedikit, selain juga karena ada beberapa titik yang merintis jalan, dan memperbaiki jalan yang lama tidak terpakai, dan juga ada dibeberapa titik melebarkan halaman rumah warga, ada juga membuatkan akses jalan kerumah warga yang lebih luas. 


BACA JUGA 7 BULAN MENJADI PEMBEKAL KLIK

Jadi terkait urusan jalan di desa gunung batu sangatlah lumayan luas, sehingga untuk perbaikannya membutuhakn waktu yang tak sedikit. Memang dari sebelumnya sudah dilakukan kerja bakti oleh warga, dan bahkan swadaya warga. 


Secara garis besar, toh walaupun sudah diperbaiki dengan kleder, ada beberapa titik yang masih perlu gorong-gorong sehingga air tidak naik dan tidak merusak badan jalan ketika hari hujan, dan ada juga disatu titik perbaikan dan pembuatan jembatan, karena jembatan yang ada dibangun dengan gorong-gorong, sedangkan debit airnya ketika sudah hujan sangat besar. 


Terlepas dari semua itu, kita bersyukur dan kita berharap semoga kedepan, perbaikan jalan semacam ini bisa dilakukan rutin setiap tahun, sehingga bisa dilalaui dengan baik dan nyaman oleh warga. Termasuk juga kita berharap besar kepada PUPR Kabupaten, ataupun PUPR Provinsi, atau bahkan kementrian PUPR, kita berhap agar jalan desa, jalan kabupaten, dan jembatan desa di desa kami mendapatkan perhatian, sehingga warga semakin senang dan bahagia. 


Mungkin kalau mau curhat, tetap didesa kami sejak awal kami menjabat yang dicurhatkan masyarakat adalah listrik, dan jalan. 


Semoga mendapatkan perhatian dari yang bersangkutan, sehingga menjadi desa yang maju dan mandiri. 


Salam 


                                                                                                                                                           M. Albilaluddin al-Banjari, SH   
                                                                                                             Kepala Desa Gunung Batu, Kec. Sambung Makmur, 
                                                                                                                         Kab. Banjar, Kaliimanatan Selatan, Indonesia,  
                                                                                                                                CEO BilalGrup, Motivator, Entrepreneur
 Hp, Wa, Sms : 0858-558-321-66, 
 Twitter:  @malbilaluddin1 
IG: Bilal Grup
ID Youtobe :  M. AlbilaluddinID
                                                                                                                                                              Blog: bilalgrup.blogspot.com  
Read more ...

7 Bulan Jadi Pembekal

Tuesday, August 22, 2023
19 Agustus 2023, aslinya sudah selesai saya menulis tentang 7 bulan menjadi kepala desa tapi ternyata setelah di cek sudah hilang file nya. 

Jadi ini di tulis lagi. 

Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus.

Kalau di hitung global sekitar tujuh bulanan saya menjabat menjadi kepala desa. Ya Tujuh bulan sudah. 

Lalu apa saja yang sudah di kerjakan?. 


Saya mau curhat dulu. 
Sebelum jadi pembekal, ketika masa pencalonan banyak hal yang menjadi PR desa. Mulai dari masalah listrik yang belum merata, jalan sakit, masalah air, dan masalah yang lainnya. 

Yang pertama, terkait masalah listrik.
Kalau cerita nya panjang, intinya kita sudah menyampaikan ke ULP Binuang, Ke UP3 Barabai, UP2K Banjarbaru. Dan semoga di ULP Binuang ruspnya sudah di buatkan maket nya. Semoga menemukan jalan keluar terbaik. Amin.


Lalu yang kedua terkait jalan. Secara garis besar ada jalan poros lombok 1, jalan poros Lombok 2, jalan poros Gunung Pandan. 

Dari ketiga jalan poros ini, ada yang sudah beraspal, dan untuk gunung pandan memang sama sekali belum, dan dimasa pembekal sebelum nya sudah di ajukan ke provinsi, tapi karena tidak masuk SK jalan provinsi, makanya di tolak, dan sudah di ajukan ulang via PUPR kabupaten, termasuk juga dengan Drainsenya.

Sedang untuk jalan poros lombok 2 tembus ke kombong, sedang proses pengajuan, sudah di TTD oleh pak camat. 

Untuk poros lombok 1, karena status jalannya belum final, jadinya masih rencnana silaturahmi dengan banyak pihak. 

Lalu untuk jalan lain yang statusnya adalah milik desa, akan kami coba untuk menganggarkan di dana desa atau bisa dengan koordinasi dengan banyak pihak terkait. 



Itu dulu untuk tulisan part 1.




Read more ...

SMART KAMPUNG MANIS, MEMUDAHKAN BANYAK PIHAK, MARI BELAJAR DETAILNYA

Monday, June 19, 2023

 


Ini adalah tampilan dari https://smartkampungmanis.banjarkab.go.id/ dan ini adalah website yang di sediakan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Banjar. 


Gunanya untuk membuat surat dari jarak jauh, artinya warga yang butuh surat tidak perlu ke balai desa, dan kepala desa juga tidak perlu tanda tangan basah dan memasang stempel. 


Ini sebuah inovasi kecil, tapi memudahkan banyak pihak. Pembekal termudahkan, warga apalagi. 


Karena kalau kita bicara sulitnya, semisal warga mau minta keterangan domisili, warga datang ke balai desa, setelah sampai kedesa kepala desanya tidak ada, maka tidak bisa dapat ttd kepala desa. Tapi dengan smart kampung manis ini, warga cukup duduk dirumahnya, masukkan NIK nya, maka sudah keluar datanya, lalu masukkan keperluannya, tinggal di ttd oleh kepada desa dimana kepala desa berada. 


Hanya saja mungkin, untuk saat ini, karena belum ada notif yang masuk ke pembekal, jadi perlu pembakalnya dichat agar segera di ttd. 


Semoga kedepannya bisa ada notif, ketika ada yang minta surat, ada notif khusus baik ke Whatssap, atau ke Hp pembekal, sehingga pembekl bisa segera men ttd surat yang di ajukan. 


Ala kulli hal, aplikasi ini sangat membantu, kami berharap kedepan pembedeharraan suratnya di perbanyak, karena ada beberapa yang masih belum ada. 


Tapi ini sudah luar biasa, semoga kedepan bisa berubah berupa aplikasi, yang memudahkan warga, seperti aplikasi yang bisa di donwload di play store, atau di app store, intinya kita berharap semoga kedepan bisa semakin baik dan luar biasa. 



Read more ...

EVALUASI PERKEMBANGAN DESA DAN PROFIL DESA

Monday, June 12, 2023

 Apakah yang perlu untuk dilakukan agar desa itu baik dan bagus?


Itu ang agak sulit dikerjakan dan dikembangkan ketika semua orang tidak memiliki keinginan yang sama. Lalu apakah kira-kira yang membuat orang memiliki keinginan yang sama. Tentu karena kita lahir dan hidup dari keluarga yang berbeda. 


Begitulah kurang lebih. 

Read more ...

pengen nya 99% semua penduduk punya admistrasi kependudukan

Wednesday, May 31, 2023
Tidak ada lagi warga yang tidak memiliki administrasi kependudukan. 

Itu keinginan. 

Administrasi kependudukan dasar, KIA, AKTA LAHIR, KTP, KK & AKTA KEMATIAN. 

Itulah minimal, hanya saja kita masih terkendala karena belum ada data fix. Semoga bisa di kondisikan. 

Apa saja yang kita lakukan di desa? Pertama kita sudah pernah mendatangkan dukcapil untuk pembuatan akta kelahiran, KK dan akte kematian. Alhamdulillah dari perdana itu terselesaikan 59 akta kependudukan. 

Dan sedang kita usahakan untuk permohonan pelanduk kedua. Agar bisa KIA, KTP, dll. 

Itu satu hal, hal yang lain, tiang listrik, tiang internet, penerangan jalan, pengaspalan, dan banyak hal lain.


Doakan ya. 

Read more ...

Sepenggal kisah 2023: Dari Pribadi Ke Desa, #tulisankedua

Tuesday, May 23, 2023
Rabu 24 mei 2023, masih pagi hari jam 8 an diteras rumah mertua. 

Curhat tentang Lembaga tadi malam sudah, sekarang curhat tentang desa. 

Jadi awal saya mencalon, ini visi misi yang saya setor ke panitia pencalonan: 


M. Albilaluddin, SH
Melayani, Agamis, Responsif & Berkemajuan 

Visi 
Terwujudnya desa Gunung Batu, agamis, Update, dan Berkemajuan

Misi 
1. Mempersiapkan jiwa raga segala aspek dsn elemen desa untuk komitmen melayani 
2. Mempersiapkan calon kader masa depan untuk lembaga lembaga keagamaan
3. Membentuk tenaga yang siap melayani setiap kebutuhan, keperluan, dan aktivitas warga desa 
4. Membangun sarana dan prasarana untuk kemajuan fasilitas desa & warga desa, serta kemajuan sumber daya manusianya.

Tagline yang dibawah nama Bilal, Melayani, agamis, responsif dan berkemajuan.

Harapan besar dari tagline ini, adalah menjadi bagian dari solusi dari setiap permasalahan. 

Akan tetapi begini,

 "Ada orang yang bisa mencari solusi untuk Masalah nya dan mengerjakannya dengan benar". 

"Ada yang tidak bisa mencari solusi, ketika diberi solusi dia bisa menjalankan dengan benar".

"Ada yang tidak bisa mencari solusi, ketika diberi solusi tidak percaya, ketika di minta mengerjakan dia tidak mau, inginnya orang lain yang mengerjakan, dan mau gratis".

Maka tagline, melayani ini berat untuk orang terakhir ini, dan biasanya mereka menjadi kompor yang mengompori orang lain untuk membenci, tidak mendukung, atau mempersulit urusan orang lain. 


Lalu gimana? Lanjut ke pembahasan selanjutnya nanti, tagline dan visi misi. Kapan kapan.


Read more ...

Story 2023 : Sepenggal Kisah Diri dan Desa

Tuesday, May 23, 2023
Saya pernah berwacana panjang terkait madrasah.

Saya juga berwacana terkait desa. 

Yang dari wacana panjang dan besar itu, kalaupun tidak semua, mungkin salah satunya di Kabul Allah. 

Lalu saya akan mencoba menceritakan satu persatu, agar bisa jadi gambaran dan cerita. Dan 10 atau 20 tahun yang akan datang ini akan menjadi kelucuan tersendiri buat saya sebagai penulis nya. 

Saya tulis ini di Kandangan, dirumah mertua, di tawia angkinang. 

Yang pertama, saya pulang kampung, atau biasanya untuk menceritakan saya, saya lebih suka pakai Bilal. 

Jadi Bilal pulang kampung setelah sekian lama mondok dan kuliah.

Pulang kampung, orang tua punya lembaga, jadi Bilal membantu di lembaga itu, semampu dan sebisa Bilal. 

Keluh kesahnya, lembaga pendidikan di desa itu sulit dalam memiliki anggaran dan pemasukan yang stabil, sehingga bisa sehat. 
Sampai saat ini masih belum sehat, karena baru bisa menggaji guru yang aktif selama 6 hari mengajar perbulan, dari jam 2 sampai jam setengah 5 sore, hanya bisa bayar 100 rebu perbulan. 

100 rebu, tentu itu tidak cukup dan bahkan kurang sekali. Kalau di tanya uang itu darimana, jawabnya tentu dari SPP murid yang di tarik tiap bulan. Yang perKK di hitung 20.000 dengan jumlah murid yang berjumlah 50 sekian anak. Dengan jumlah guru 9 orang. 

Itu satu curhatan, dan banyak curhatan lain, seperti pembangunan, kegiatan, program pendidikan, program pembangunan, dll yang masih minim. 

Gak ada dana sehingga minim.

Lalu untuk di desa. Beda curhatan lagi. Gimana curhatan di desa ? Mungkin di lain waktu dan kesempatan bisa kita cerita cerita pas ketemu. 

Udah ngantuk Sudah jam 22:47. Tanggal 23 Mei 2023


Read more ...