Pages

Rangkuman dari buku #Life Story Not Job Title

Wednesday, January 28, 2015
A tragedi of Difficult Situation is a call for leadhership
Situasi yang sulit atau mungkin tragedy hidup sering merupakan sebuah kesemptan langka untuk menyadari bahwa ada suatu yang sangat penting dan perlu kita perhatikan dalam hidup ini. Ada sesuatu yang lebih besar dibalik segala rintangan atau kesusahan. Kehidupan kita bukanlah kumpulan kebetulan semata. Atau sekedar nasih atau keberuntungan. Tuhan punya masterplan. Rencana tuhan atas hidup kita mencakup semua hal yang terjadi pada kita.
Termasuk kesalahan-kkesalahan kita, dosa-dosa kita, dan peneritaan kita. Bahkan penyakit, utang, bencana, perceraian, hingga kematian orang tercinta semua berasal dari tuha. Tuhan membangun hal hal baik dalam diri kita dari yang tampaknya buruk dimata manusia.
Jika suatu peristiwa menyedihakn menimaa, termasuk yang tadinya tidak kita duga akan terjadi, apakah kita larut dalam kesedihan dan menyalahkan tuhan? Dari kisah hidup ini, saya belajar bahwa tuhan akan mebiarkan kita terdorong, menguji batas kapasitas kita, dan menarik kita keluar dari zona nyaman. Dia tahu seberapa besar beban yang bisa kita pikul, pada saat-saat tersuram sekalipun.
Mari kita ingat selalu bahwa tuhan sedang mengembangkan dan menempa diri kita. Setiap masalah yang terjadi dalam hidup kita merupakan kesempatan pembangunan karakter diri. Semakin besar suatu maslah, maka semakin besar ‘otot spiritual’ dan serat moral kita yang sedang di bangun oleh tuhan. Cobaan itu hanya datang sementara waktu, namun karekater kita akan terbangun dan berahan sepanjang hidup kita.

Rintangan sepanajang jalan hanya berfungsi sebagai pijakan melangkah, bukan untuk disedikhkan tau di ratapi. Berbagai hambatan akan menumbuhkembangkan kekuatan karakter dalam diri kita.
Arahkanlah pandangan ke tujuan hidup kita, bukan rintangan disepanjang jalan. Tuhana menuntun setiap langkah kita dan membiarkan kita melalui berbagai kesulita utuk membangun karakter dan daya tahan kita. Dia pasti memberikan solusi atas berbaai permasalahan kita. Tuhan akan munjcul dan menunjukkan kepada kita dengan cara cara yang tidak bisa untuk membantu melalui berbagai rintangan hidup disepanjang jalan.

Apabila ingin menjadi yang terbaik sebagaimana yang ditakdirkan tuhan kepada kita diri kita masing-masing, kita harus berkata tegas. Saya sudah tidak bisa berhenti sekarang. Keadaan sekrang ini memang sulit, tapi saya paham abhwa tuhan diatas permasalah saya. Dia telah berjanji bahwa saya mampu melewati semua maslaah ini.
Tetaplah teguh dengan iman pada masa-masa tersulit. Jangan menyerah, hari hari cerah pasti akan daang. Seiring berjalannya wakt, semuanya akan menjadi teratur lagi. Semua masalah yang menimpa selama bertahun-tahun akan terselesaikan. Kita pasti akan mengatasai hambatan-hambatan yang terlihat tidak mungkin dihadapi sebelumnya.


Penilaian masyarakat atas jalur hidup kita serign menghadapkan kita dengan cengkraman gengsi, tidak dipandang dan rendah diri. Akan banyak orang atau bahkan keluarga kita yang tidak setuju dengan pilihan kita. Kita perlu memiliki keteguhan untuk menahap dijalan pilihan kita dan yang tuhan siapkan untuk kita.

Banyak orang menilai diri mereka berdasarkan apa yang orang lain persepsikan tentang diri mereka. Orang orang seperti itu selalu mengkhawtirkan apakah orang lain akan menyukai mereka, apakah setuju terhadap pandanan mereka, atau apakah mereka penting dimata orang lain. Akibat ketidak percayaan diri inilah merka kemudian hidp berdasarkan standar orang lian dan berusaha keras mendapatkan persetujuan orang lain atau memnenuhi haraan orang lain.
Ketika terjebat kedalam hal itu, kita membiarkan diri kita dikendalikan dan dimanipulasi orang lain. Kita membiarkan orang lain membatasi apa yang bisa kita fcapai dalam hidp. Terkadang, bebarap orang tidak mengejar mimpi merka karena takut orang lain kecewa terhdap mereka. Seringkali, kita akan kehilangan persetujuan orang lain jika berani mengejar mimpi mimpi kita sendiri. Jika teman teman kita tidak setuju terhadap mimpi kita karena mreka piker tidak sesuai dengan harapan mereka, maka mereka bukanlah teman sejati.

Mulailah dengan masuk universitas terbaik dan jadilah yang terbaik di bidang studi yang kamu pilih”.

Kita perlu mencamkan dalam diri bahwa kita tidak butuh persetujuan orang lain atas tindakan dan pilihan kita. Yang terpenting untuk di ingat, kita punya persetujuan dari tuhan. Kita tidak butuh menyenangkan semua orang dan kita juga tidak perlu membeli persahabatan dari orang lain. Jika anda memulai sebuah hubungan persahabatan dengan membeli, maka anda harus terus membayar agar hubungan anda dengan orang itu bisa terus berjalan. Suatu saat ketika kita lebtih dengan apa yang diinginkan oleh teman itu, maka persahabatan kita akan berakhir. Mereka akan menyingkirkan kita.
Kita tidak bisa menjadi seseorang yang tuhan inginkan atas diri kita jika kita sibuk mencari persetujuan orang lian. Hadai saja, kita tidak bisa menyenangkan semua orang yang kita kasihi sekalipun. Namun, tetap sampaikan kepada teman-teman bahwa anda menyayangi mereka dan satu-satunya persetujuan yang kita butuhkan adalah dari Tuhan. Tetap bersuaha menjadi yang terbaik dan jangan biarkan rintangan apapun menghentikan langkah kita.

Will nevel know what lies ahead of us
Apabila kita tidak bahagia dengan pekerjaan saat ini, maka ini adlaah sebuah kesempatan untuk bertanya dan menemukan apa yang plaing berarti bagi kita, atau talenta kita sesungguhnya. Tuhan akan menuntun jalanmu dan membukakan yang sebelumnya tertutup dan kita tidak akan pernah tau apa yang ada di depan kita.

Kita mungkin saja tersandung kadang kadan tapi kita tidak akan di biarkan jatuh dan terkapar. Katakana tidak untuk hanya diama menunggu perubahan datang, dan berhentilah untuk sekedar beranajak ke posisi yang lebih tinggi dari keadaan kita seakrang. Jadialah yang terbaik dengan apa yang kita miliki. Tuhan akan membawa kita ke tempat tempat yang bahkan belum pernah kita impikan sebelumnya.
Alangkah baiknyajika kita akhirnya bisa menenmukan pekejraan yang paling kita senangi. Kita akan rela melakukan pekerjaan tersebut sebaik mungkin tanpa harus  di suruh suruh orang lian, sehingga pada akhirnya kita bisa menciptakan perbedaan dalam karir dan hidup kita.
The right people will cross our path
Tuhan merencakan tempat yang unik bagi kita di dunia ini, dan menuntutn kita untuk menemukan tujuan hidup tertinggi. Tuhan melakukannya dengan menempatkan kita di tengah orang-orang yang di siapkan-Nya untuk membawa kita ke tempat yang tidak pernah kita impikan sebelumnya.
Enjoy the journey
Terkadang kita larut dalam tujuan-tujuan kita dan sangat terfokus pada hasil akhir sehingga kita kehilangan kesemptan merasakan keajaiban tuhan sepajang perjalanannya. Kita perlu menjaga keseimbangan antara bekerjad keras, teatap fokusl mengejar mimpi-mimpi dan berhenti sejenak mencium harumnya bunga mawar.
Dalam kehidupan pekerjaan atau karier kita hanya ada kejadian kejadian besar. Kita tidak bisa bergantung pada momen moment besar semata untuk bisa bahagaia. Dalam kehidupan kita, kita akan selalu berhadapan dengan pilihan: peerjaan, keluarrga, msyarakat, dan juga diri kita sendiri.
Apabila kita tidak memprioritaskan keluarga dan orang orang tercinta untuk ita nikmati, untuk kita habiskan waktu bersama, untuk kita beri perhatina, maka kita telah lalai dalam hal yang terpenting dalam hidp ini. Dalam penghujung hari hari kita di dunia ini bkan pekejraan yang menemani kita, melainkan keluarga. Apabila menghabiskan seluruh waktu dan engergi untuk pekejraan dan membangun bisnis maka kita telah kehilangan esensi terpenting dalam hidup, yaitu keluarga. Jika hal in terjadi, kita akan berkhir kesepein dan sendirian.


Setiap orang mempunyai ragam titik kepuasaan. Sebagian dari kita merasa puas dengan bekerja dalam lingkungan yang mapan dan nyaman. Sebagaian menginginkan lebih dari sekedar kemapanan dan kenyamanan yang telah di capai itu,


Dimata kalian saya melihat masa depan Indonesia yang lebih baik.

Untuk terus menginat porpuse kehidupan kita, baik dalam kepemimpinan atau pribadi adalah. Kita memerlukan objek penginat fisik. Kita membuthkan sesuatu yang steiap hari kita lihat dadn bisa mengingatkan pada purpose kita meski dalam situasi yang sulit. Contoh antara lian buku inspiratif favorit yang di simpan dimeja sampign tempat tidur, gamabar tau foto pahlawan atau mentor di mja kerja kita.

Kita perlu mencari keseimbagnan natara hati, idealism, pekerjaan dan segala kenyataan yang mungkn berbenturan dengan porpuse kita.

Seseorang yang takut menjauhkan diri  dan takut akan segalanya dan tidak memiliki prinsip adalah seorang pengecut. Orang yang tidak takut terhadap apapun namun justru maju menghadapi segala bahaya adalah orang yang membabi buta.
 Kita membutuhakn inspirasi dan energy agar mampu berrahan dalam kepemimpinan menahkodai perubahan.

Dalam pandangan seorang professor dalam bidang kreativitas Michael Ray mengatakan bahwa halangan terbesar untuk hidup dengan tujuan tertinggi adalah pengaruh berbagai berita, sekolah, orangtua, dan teman teman atau masyarakat. Banyak diantaranya mengatakan kepada kita untuk mengejar hidup sukses yang dikagumni orang lain.
Pengaruh itu menginvasi mimpi dan pemkiran terdalam kita. Ia mencengkram kita dengan kejam. Secara tidak sadar kita melakukan apa yang diinginkan masyrakat terhadap kita. Bahkan cengkraman itu menjadihkan dari siapa kita sebenernya atau dari tujuan tertinggi yang mungin akan bisa kita capai.



Lean into your incompetence
Hidup dengan tujuantertinggi megharuskan kita melangkah melampaui kompetensi pekerjaan yang biasa kita lakukan. Masuk kedalam situasi ketidakpastian dan belajar sesuatu yang baru kita harus memasuki dan mengalami masa masa dimana kita beroperasi diluar zona kompetensi kita. Jika belum berada pada titik ujung kompetensi itu atau melampauinya, berarti kita belum bergerak cukup jauh menuju highest goal dan masih berkutat pada isi sehari hari terkadit highest goal atau memperlakuakn tantangan highest goal sebgai masalah teknis.
Ketika melewati batas kompetensi, kita akan belajra hal hal yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan highest goal. Untuk itu kita butuh mental yang kuat agar dapat bersandar pada ketidakmampuan kita saat membuat langkah pertama belajar cepat sembari mengerjakan tugas. Kita bisa berekspremen menunjukkan ketidakmampuan diri, misalnya dengan mencoba peran baru secara terbuka dimana semau orang thahu kita masih baru belaajra di bidang itu. Dengan bersikap seperti itu kita membiarkan orang lain tahu bahw kita bersedia melakukan apapaun untuk mempelajari keahlian baru yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dalam organisasi. Dengan melakukan hal seperti itu, kita juga menginspirasi sejumlah orang untuk mengadopsi keterbukaan yang sama dalam keberaniian untuk maju kedepan.


Leadership menyodorkan beberapa kiat:
1.    Cari pelauan belajar yang terstruktur dan menantang. Carilah kesempatan untuk mencoba mengembangkan seperangkat keahlian baru di lingkungan yang tidak bersinggunagan langsung dengan kegiatan di organisasi tempat kita bekerja sekarang. Ini akan membantu mengurangi disorientasi atau pengalaman memalukan saat melangkah keluar zona kenyamanan kompetensi kita, misalkan melakukannya di organisasi asosiasi industry atau aktivitas social.
2.   Perlakukan hal hal yang tadinya dianggap keberaan menjadi tidak lebih dari asumsi yang perlu di uji kebenarannya. Setiap hari kita memaknai berabagai peristiwa dan pengalaman disekitar kita, kkemudian meramunya menjadi suatu cerita yang lama kelamaan menajdi sesuatu yang kita perlakuka sebgai kebenaran. Akan tetapi sesungguhnya cerita yang kita ramu sangat di pengaruhi berabagi pilihan peristiwa dan pemaknaan ya g kita sebut sebgai fakta,

Menurunkan sedikit standar atau tujuan juga tidak akan banyak membantu. Hidup dengan tujuan tertinggi membutuhakan pola piker eksperimental dan sarat dengan kemungknan gagal. Jadi kita harus mengizinkan diri untuk gagal sebelum memulai perjalanan menggapai the highest goal.

Kita perlu menganut pola piker eksprerimental, yang artinya bahwa kita mau mengambil risiko lebih besar daripada tingkat risiko yang pernah kita ambil atau terbiasa sebellumnya.

Hidup dengan tujuan tertinggi sering menghasilkan apa yang bisa terasakan seperti distraction atau gangguan yang tidak dikehendak mengambil jalan berputar dan kepicikan dalam mengembangkan karier. Kita bisa dengan mudah kehilangan pandangan apa sesungguhnya yang benar benar di pertaruhkan dan jadi terbawa mengandalkan taktfi kreatif untuk menjadi keseimbangan dalam jangka pendek. Semua itu bisa menyebabkan kita patah semangat sebelum merealisasikan tujuan tertinggi kita.

Heifetz dkk mengatakan kita harus membangun daya tahan mirip latihan maraton. Pelari yang sdang berlatih biasanya menggunakan perbandingan. Kita dapat memonitor perkembangan kita. Memiliki rencana jangka pendek yang jelas di sepanjang jalan. Untuk memperkuat daya tahan dalam perjalanan panjang, tetap ingatkan diri akan tujuan tertinggi. Pelajari selau melihat ke depan bukan ke bawah. Membagnun daya tahan yang kuat membutuhkan semangat pantang menyerah.

Seorang pemimpi diharapkan memiliki kemampuan atau ketrampilan mengembangkan visi, strategi, serta penuh energy atau determiniasi untuk mengimplementasikannya.

Pekerjaan nomor 1a seorang pemimpin adalah visi dan strategi baru. Sedang pekerjaan 1b sorang pemimpin dan sama pentingya adalah mampu menginsspirasi dan melibatkan orang orang dalam organisasi untuk berusaha keras menjalnakn startegi dan merealisasikan visi tersebut.
Tujuan sebenarnya dari kepemimpinan bukanlah untuk meningkatkan nilai atau produktivitas kerja tim karena manjaemn yang efektif sudah pasati menghasilkan hal hal serupa. Tujuan kepempimpinan yang sbeenarnya adalah untuk mengubah dunia disekitar kita atas nama nilai nilai yang kita percaya, sehingga bisa menghidupkan nilai nilai tersebut secara lebih penuh, dan menggunakannya untuk membuat kehidupan orang lian menjadi lebih baik. Moment kepemimpinan seringkali merupakan momen dimana kita membuat niai nilai itu menjadi suatu gerakan atau keercayaan dimata orang lain.

Kita lebih suka terhadap sosok pemimpin yang redah Haiti dan bersikap terbuka, namun tetap tegas, saya anda dan pasati semua orang tidak ada yang mau bekerja untuk pemimpin serba sempurna yang tampaknya tidak butuh bantuan. Jadi, tunjukkan bahwa adana adalah manusia yang tidak lepas dari suatu kekurang. Dengan demikain, kita dapat membangun kolaborasi dan solidaritas antara kita dan para pengikut kita, sekaligus menunjukkan kedekatan kita.

Ketika para pemimpin bisa menunjukkan kelemahan kelemahannya secara selektif pemimpin bisa menunjukkan siapa mereka seperti apa adanya tanpa di buat-buat. Ketulusan seperti itu benar benar bermanfaat karena orang butuh melihat kekuarangan pemimpinnya sebelum mereka rela mengikuti pemimpinnya dengan sepenuh hati.

Semakin kuat kita menahan ego, berarti kita semakin realistis menghadapi masalah. Kita harus bisa belajar mendengar dan mengakui bahwa kita tidak memiliki segala jawaban untuk mengatasi segala masalah yang kita hadapi. Kita juga harus menunjukkan perilaku bahwa kita dapat belajar dari orang lain pada setiap kesempatan. Harga diri tidak boleh menghalangi kita dalam mendapatkan dukungan atau informasi yang di butuhkan agar tercapai hasil terbaik. Harga diri itu juga tidak menghalangi anda untuk berbagi penghargaan yang menurut anda perlu di bagikan kepada orang lain.

Apapun posisi dan tanggung jawab yang adan punyai datau pegang, jangan pernah melupakan dari mana anda berasal. Didalam hati orang yang benar benar rendah hati tiadak akan melupakan siapa dirinya. Oleh karena itu mereka menghormati nilai nnilai setiap orang didalam organisasai dan dapat memperlakukan orang lain secara hormat.


Berbicara dengan hati

Bertumbuh atau angkat kaki. Moto perusahaan konsultan McKinsey.

Peduli dengan orang orang yang di pimpinnya,
Kita adalah produk dari orang oran gyang peduli untuk mengembangkan staf atau orang lain agar maju dalam pekerjaan dan kehidupannya.

Banyak cara dan banyak alasan, sesuatu itu bisa di lakukan. Jadi jangan ada kata kata tidak bisa

Organisasi kita sebagai CEOs university, jadi memberikan kesempatan besar untuk mereka berkembang dan lahir menjadi seorang CEO.

Memamfaatkan semaksimal mungkin skala ekonomi dan jangkaun global

Seorang eksekutif yang sukses melakukan transisi kepemimpinan memastian adanya focus sejak awal pada legacy atau warisan yang ingin di tinggalkannya.

Untuk itu harus ia bertanya pada dirinya: Apa definisi sukses untuk saya dan apa definisi gagal untuk saya dalam organisasi ini.

Bagaimana sesungguhnya keputusan penting diproses atau di buat? Bagaimana sesungguhnya komonikasi informal bekerja? Hal hal apa saja yang sangat dihargai oleh semua karyawan?

Beberapa norma dan espektasi yang saya pertahankan perkenalkan dan kembangkan pada awal masuk shell dan secara terus menerus saya tumbuh kembangkan secara konsisten selama di shell:
1.    External an customer focus. Kecendrungan untuk berorientasi internal adalah pola kerja yang cari aman dan terjadi di banyak organisasi, termasuk di perusahaan multi nasional. Kehadirian kita disuatu pasar hanya akan bisa relevan dan signifikatan bila kita memahami dan menjadi bagian dari agenda stakeholders dan pelanggan kita.
2.   Punching above our weights. Usaha shell di Indonesia memang masih kecil, tapi saya ambil sikap untuk play it like big boys , saya memahami dan berupaya me Leverage full power of media dan stakeholders engagement untuk bisa duduk di “meja besar” bersama perusahaan-perusahaan yang jauh lebih besar skala bisnisnyad di Indonesia.
3.    Step change. Saya minta tim mengubah pola pikir dari incremental menjadi step change. sesekali saa dapat masukan dari tim bahwa saya sangat menuntut. Saya menerimanya, tetapi selain memberikan challenge untuk berfikir step change saya juga memberikan supports yang di  butuhkan. Ini yang saya sebut challenge and suppots.
4.   Focus on small number of big wins. Kita perlu membangun kepercayaan diri bahwa kita bisa melakukannnya, dan ini kita lakukan dengan focus pada sejumlah kecil inisiatf besar di mana critical success factors-nya dalam jangakauan dan control kita. Dengan sumber daya yang terbatas kita perlu prioritas. Jangan membentangkan sayap terlalu lebar dan melakuakn banyak inisiatif serba tanggung.
5.    There are no sacred cows or no stones untutned. Saya tunjukkan bhwa saya bersedia dan siap untuk mengambil keputusan tersulit dan tidak poluler bila itu adalah keputusan yang benar dan baik untuk perusahaan dalam jangka panjang.
6.   Speak up your minds.  Salah satu ekspektasi yang saya tumbuhkembangkan sejak awal masuk shell adalah its oke to speak up your minds. Dalam setiap rapat mauun staff engagement saya menyemangati para staf untuk berbicara dan bertanya bebas konstruktif tanpa ada kekhawatiran dapaat ganjaran di kemudian hari.
7.    It is oke to be vulnerable. Tidak apa apa untuk pemimpin menunjukkkan kerapuhan diri kita secara selektif. Pemimpin bukan manusia super. Pemimpin adalah juga manusia yang bisa rapuh. Bisa salah dan bisa aminta maaf.
8.   Uncompromised commintment to HSSE [Health, safety, security, and environment]. Di tengah berbagai tantangan untuk bisa mengimplementasikannya di Indonesia sudah menjadi komitment saya dan jajaran pemimpin untuk menjadikan shell di Indonesia agen perubahan menuju Indonesia yang lebih baik dalam hal safety, bussines etnics, dan lain-lain.

Bentuklah Tim Anda yang Sesungguhnya
Fokuslah pada hal yang benar benar  berharga.
Appreciating the people in your life.
Pilihlah dan pupuklah untuk berbahagia
Robohkan tembok pemisah antara pekerjaan, keluarga, komonitas, dan pribadi.
Pemimpin perlu memiliki kepribadian yang stabil dan percaya diri. Pemimpin tidak tampil dengan kepribadian tertentu pada suatu hari dan menjadi orang lian pada hari yang berbeda. Untuk bisa hidp sembari menikmati perjalanan butuh disiplin, terutama pada waktu waktu yang penuh tekanan dimana anda sangat mudah bersikap reaktif dan terpeleset kedalam kebiasaan buruk.
M. Albilaluddin al-Banjari
Presiden Mahasiswa STEI Tazkia 2014-2015
Hp: 0858-558-321-66, 
Email: bilalgrups@gmail.com
Twitter:  @malbilaluddin1 
IG: Bilal Grup, BBM: 5281cb04, 
ID Youtobe :  M. AlbilaluddinID 


1 comment: