Pages

PENGARUH KEINGINAN AKAN KESEMANGATAN MAHASISWA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN

Saturday, April 5, 2014






PENGARUH KEINGINAN AKAN KESEMANGATAN MAHASISWA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN

STUDY LAPANGAN PENGARUH KEINGINAN DAN CITA-CITA MAHASISWA AKAN KESEMANGATANNYA MENGIKUI KEGIATAN MATRIKULASI



Description: logo tazkia








Oleh:

KH. Drs. Ir. M. ALBILALUDDIN AL-BANJARI S.E. Spdi

1216325





FAKULTAS EKONOMI

STEI TAZKIA
 



















1. 1. LATAR BELAKANG

1. 2. RUMUSAN MASALAH

1. 3. TUJUAN PENELITIAN

1. 4. MAMFAAT PENELITIAN

1. 5. KERANGKA PEMIKIRAN

1. 6. METODE PENGUMPULAN DATA

1. 7. KERANGKA PENULISAN



































1. 1. LATAR BELAKANG

Tazkia adalah sekolah tinggi ekonomi islam yang terpandang di Indonesia. Pada umurnya yang ke 12 tahun ini, Tazkia terus berbenah dan melakukan banyak hal untuk mengikuti perkembangan zaman yang semakin hari semakin maju.

Sekolah tinggi Tazkia di bagi menjadi dua kampus. Mahasiswa baru di tempatkan di asrama matrikulasi di jalan Dramaga. Sedang bagi mahasiswa semester tiga, di letakkan di Sentul.

Mahasiswa baru di letakkan di asrama matrikulasi dengan tujuan agar mahasiswa yang nantinya ditempatkan ke Sentul tersebut bisa mengikuti perkembangan yang ada di sana. Selain itu diasramakan memiliki tujuan untuk menguatkan akidah, bahasa Arab, bahasa Inggris serta ilmu alat pada akhir perkualiahan untuk bimbingan skripsi dan bekal dunia kerja. Sehingga mahasiswa dapat lulus tepat waktu dan lebih siap mehadapi dunia kerja.

Selain itu, di asrama matrikulasi mereka di kenalkan dengan berbagai organisasi dan perkumpulan untuk menjadi tempat mereka belajar dan menggali pengalaman tentang ilmu organisasi secara terjun langsung di lapangan.

Ada beberapa organisasi yang resmi dari matrikulasi ada juga diluar matrikulasi tapi sudah di setujui oleh matrikulasi. Ada BIMM dan bagian-bagiannya, selain itu ada perkumpulan dalam pengembagan bahasa, seperti MTEC untuk pengembaan bahasa Inggris, dan NALA untuk pengembangan bahasa Arab. Selain itu juga ada perkumpulan mahasiswa sesuai dengan asal tempat mereka belajar, seperti perkumpulan mahasiswa santri As-Salam Solo Jawa Tengah, perkumpulan mahasiswa santri pondok pesanren Gontor Ponorogo Jawa Timur, dan perkumpulan mahasiswa Santri Pondok Pesantren Sidogiri, selain itu ada juga perkumpulan sesuai dengan daerah asal masing-masing, seperti perkumpulan anak Bekasi, perkumpulan anak Bogor, juga ada IMSAK (Ikatan Mahasiswa Asal Kalimantan) perkumpualan anak-anak yang berasal dari kalimantan.

Selain itu ada kegiatan mengaji kepada Syaikh dari al-Azhar (taklimus Syaikh), ada juga taklim qur’an dan shalat lima waktu secara berjma’ah. Diharapan dari semua ini mahasiswa bisa mengambil intisari dan ilmu khusus yang tak bisa di ambil hanya dengan mendengarkan teori dan macam bentuk rumus-rumus yang pada kenyatannya untuk pengaplikasian di masyarakat terkesan sangat sulit dan penuh tantangan.

System yang dianut matrikulasi adalah Sistem pondok pesantren yang notebeneenya sudah menjadi pilar keberhasilan Indonesia untuk memberikan bibit unggul. Pada awal-awal berdirinya Indonesia, pondok pesantren mejadi tempat para laskar untuk memperjuangkan kemerdekaan indoensia. Para laskar islam berjuang bersama Kiai dan santri untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan belanda dan dari tangan-tangan penjajah yang sudah mengambil dan menjajah mental serta seluruh sumberdaya alam yang Indonesia miliki. Dari system ini besar harapan nantinya mahasiswa Tazkia bisa untuk berjuang untuk membumikan ekonomi islam di nusantara, sebagaimana Kiai dan santri dulu memperjuangnkan islam, begitupula mahasiswa Tazkia diharapkan mampu memberikan apa yang telah di berikan oleh para pejuang dulu dalam merebut kemerdekaan Negara tercinta ini. Dahulu kala para pejuang merebut kemerdekaan dari jajahan Jepang, Belanda dan kroni-kroninya, sekarang berjuang untuk  merebut kejayaan ekonomi islam dari jajahan ekonomi konvensionla yang penuh dengan riba dan haram.

Hanya saja, dari beberapa kegiatan dan dari beberapa organisasi yang ada, mahasiswa tak mau atau enggan untuk berkecimpung didalamnya. Dalam melaksanakan kegiatan matrikulsipun mahasiswa juga semacam itu. Adanya absen dan tahdir (ditakut-takuti) dengan tidak ikut UAS,  masih tidak evektif untuk mendorong mahasiswa agar semangat dalam mengikuti semua kegiatan dan organisasi itu. Tak sedikit dari mereka yang walaupun toh mempunyai perkumpulan tempat asal mereka, atau perkumpulan tempat asal mereka sekolah, namun mereka cuek bebek dengan semua itu. Tak beda jauh dengan kegiatan matrikulasi yang juga tak sedikit di jauhi dan tidak di minati oleh mereka-mereka yang memang alergi dengan itu semua.

Kalau kita melihat kembali tentang motivasi, atau dorongan seseorang melakukan suatu pekerjaan, maka akan di ketemukan bahwa, ada dorongan internal dan ada dorongan eksternal.

Motivasi internal adalah motivasi yang timbul dan lahir dari dalam diri masing-masing, baik berupa cita-cita atau keinginan keras yang tertanam dalam hatinya. Dari latar belakang itulah penulis mencoba untuk menganalisis dan study lapangn tentang “PENGARUH KEINGINAN AKAN KESEMANGATAN MAHASISWA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN, STUDY LAPANGAN PENGARUH KEINGINAN DAN CITA-CITA MAHASISWA  AKAN  KESEMANGATANNYA MENGIKUI KEGIATAN MATRIKULASI”



1. 2. RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang diatas, maka ada beberapa hal yang akan di teleti dan diperdalam lagi mengenai motivasi mahasiswa aktif dan tidak aktifnya mereka dalam mengitkuti kegiatan di matrikulasi baik itu yang berasal dari matrikulasi sendiri atau yang berasal dari tempat tinggal mereka atau kegiatan, organisasi sekolah asal mereka.

Ada beberapa hal yang menjadi titik poin dalam rumusan permasalahan ini,

1.       Kenapa mereka mengikuti kegiatan dan aktif dalam setiap organisasi dan kegiatan yang diadakan baik dari matrik atau luar matrik?

2.      Apa yang mendorong mereka mengikuti semua kegiatan itu, dan apa pula yang menjadi alasan atau argument mereka yang tidak mengikuti dan tidak aktif dalam semua kegiatan itu?

3.      Apa latar belakang serta keinginan dan cita-cita atau bayang-bayang gambaran kehidupan masa depan mereka nantinya?

4.      Siapa saja yang ada di sekitar kehidupan mereka?

5.      Bagaimana solusi untuk meluruskan kembali jalan mereka yang melenceng?

6.      Apa aja yang harus di lakukan oleh pengelola dan pengurus dari perkumpulan itu agar mahasiswa semangat dalam mengikuti kegiatannya?

7.      Bagaimana seharusnya pengurus matrikulasi mendesain kegiatan yang ada di matrikulasi sehingga tidak membosankan dan enak untuk di ikuti?



1. 3. TUJUAN PENELITIAN

Dari permasalahan di atas, maksud kami melakukan analisi dibidang ini, ada beberapa tujuan diantaranya adalah :

1.      Untuk mengetahui apa yang melatarbelakangi mahasiswa yang semangat dalam mengikuti kegiatan dan apa yang menjadi latar belakang mereka malas dan tidak mau aktif dalam semua kegiatan matrikulasi.

2.      Untuk mengetahui secara historis bagaimana dan siapa yang berada dibelakang mereka.

3.      Untuk mengetahui  bagaimana perjalanan hidup dan bagaimana perlakuan orang tua mereka atau orang-orang dekat mereka pada masing-masing (yang aktif dalam semua kegiatan dengan yang tidak aktif dalam semua kegiatan).

4.      Untuk mengetahui bagaimana angan-angan dan cita-cita mereka, atau dengan kata lain, “bagaimana mereka memandang hidup dan kehidupan dimasa depan”.

5.      Untuk mengetahui hubungan keinginan dengan kesemangatan seseorang dalam melakukan sebuah kegiatan atau aktif dalam orgnisasi.

6.      Mendorong mahasiswa untuk aktif dan mengerti akan arti masa depan. Serta untuk mengetahui seperti apa yang mereka inginkan tentang kegiatan atau organisasi.

7.      Memberi pemahaman tentang pentingnya aktif dalam berorganisasi dan aktif dalam semua kegiatan yang ada di matrikulasi.



1. 4. MAMFAAT PENELITIAN

1.      Sebagai kontribusi dan masukan kepada kakak Pembina, Dosen, ataupun ketua matrikulasi sendiri, untuk menjadi acuan dan pertimbangan dalam menentukan sebuah program atau dalam mengadakan suatu kegiatan.

2.      Sebagai pesan moral kepada para orang tua dalam memperlakukan anaknya, yang sehingga anaknya bisa mencapai kesuksesan seperti yang diinginkan semua orang tua di belahan dunia manapun.

3.      Sebagai muhasabah (intropeksi diri) bagi setiap mahasiswa dalam menjalankan hidup dan dalam pergaulan sehari-harinya.

4.      Sebagai acuan dan pendukung untuk selektif dalam memilih dan memilah orang-orang yang memang pantas dan sesuai dengan karakter dan cita-cita yang kita inginkan.

5.      Sebagai pelajaran bagi orang tua yang telah salah dalam melakukan pendidikan untuk anak-anaknya.

6.      Menjadi pendorong untuk terus berbuat yang lebih baik lagi untuk kedepan, baik untuk mahasiswa sendiri, dosen, ataupun semua yang berkaitan dengn jalan untuk mencapai sebuah kesuksesan.

7.      Menjadi mobil pendorong semua lini yang ada dan bergelut di matrikulasi untuk memberikan yang terabaik untuk mahasiswa, baik dengan cara memotivasi internal atau dengan motivasi eksternal.



1. 5. KERANGKA PEMIKIRAN

            Matrikulasi sendiri adalah jembatan pertama untuk para mahasiswa dalam mencanangkan kehidupannya di Sentul dan untuk kehidupannya kelak dimasa depan. Di matrikulasi mereka di beri fasilitas dan pendidik untuk mengembangkan apa yang menjadi deverensiasi (baca : kelebihan) mereka, yang sehingga dari matrik ini akan menjadi pintu lebih luas lagi untuk di Sentul, hanya saja tak sedikit dari mahasiswa yang melupakan akan pentingnya bekal untuk diri mereka. Begitupun dari semua itu mereka malah menjadikan matrikulsi sebagai ladang untuk bersantai ria dan melakukan hal yang tidak bermamafaat dan bahka malah merugikan diri mereka sendiri.



1. 6. METODE PENGUMPULAN DATA

Ada dua cara yang pakai dalam penelitian ini yaitu:
1. Pendekatan kepustakaan (Library Research).  Dan 2. Pendekatan Lapangan (Field Research)
Teknik yang digunakan dalam mendapatkan data-data dan informasi tentang masalah- yang akan diteliti sebagai berikut:
1. Studi documenter, 2. Observasi, 3. Interview atau wawancara, 4. Kuesioner atau angket


1. 7. KERANGKA PENULISAN

Sistematika penulisan penelitian ini terbagi dalam lima ( 5 ) bab yaitu;
1. Bab I: Pendahuluan

Bab ini mebahas hal-hal yang menyangkut latar belakang masalah, pembatasan dan perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, metode penelitian dan sistematika penulisan.






2. Bab II: Landasan Teoritis

Dalam bab ini dijelaskan mengenai deskripsi teoritis tentang pengertian profesionalisme  Pembina dan bagaimana para pengurus matrik tazkia terhadap kesemangatan mahasiswa dalam melakukan kegiatan matrik dan organisasi non matrik. Begitupul akan di jelaskan bagaimana peran keinginan dan cita-cita itu dalam mendorong mahasiswa untuk aktif dalam organisasi dan kegiatan matrik.

3. Bab III: Metodologi Penelitian

Dalam bab ini dijelaskan tentang waktu dan tempat penelitian, variabel dan hipotesis penelitian, populasi dan sampel penelitian, tehnik pengumpulan dan instrumen pengolahan data, serta tehnik analisis dan pengolahan data.
4. Bab IV: Hasil Penelitian

Bab ini menjelaskan gambaran umum Matrikulasi, serta analisis hubungan antara kamauan dan cita-cita terhadap kesemangatan dan keaktifan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan matrik atau non matrik.
5. Bab V: Penutup

Dalam bab ini dikemukakan kesimpulan serta saran-saran sehubungan dengan telah dilakukannya penelitian dan hepotisis.



 #Tugas dari dosen w

No comments:

Post a Comment