Pages

MANAJEMEN DIRI

Friday, February 27, 2015
A. Karakteristik dan Ciri Pribadi yang Termanajemi
Beberapa karakteristik tersebut:
·       Berpikir untuk pekerjaannya dan merancagnya setiap hari
·       Menentukan target-target yang ingin dicapai sekaligus deadline pelaksanaannya
·       Menyiapkan jadwal harian, dan memprioritaskan pekerjaan yang terpenting
·       Mendelegasikan apa pun yang dapat didelegasikan
·       Menyelesaikan tugas-tugas yang sulit dan mengganggu tanpa menunda

·       Alokasi waktu tugas yang realitis.
·       Tidak memeras tenaga berlebihan dan tanggung jawab pada dirinya sendiri.
·       Mencari semua fakta dan informasi sebelum mengambil keputusan.
·       Memiliki informasi yang lengkap dan melimpah tentang masalah yang sedang digarap.
·       Membangun pribadi yang cepat tanggap, tenang, sabar, berperilaku baik, berotak encer, berpandangan luas, memiliki langkah yang mantap, serta berkepribadian yang mantap dan percaya diri.
·       Menjalankan pekerjaan yang dituntut darinya dengan sempurna, hadir tepat waktu, serta menyikapi pekerjaan dengan cermat.
·       Maju secara keilmuan dan budaya, berkepribadian stabil, berwibawa, serta serius dalam berinteraksi dengan orang lain.

Manajemen atau keteraturan berpengaruh terhadap:
1.    Diri sendiri
2.   Keluarga
3.    Masyarakat
4.   Aktivitas hidup
5.    Kerja lembur
1. Pengaruh manajemen terhadap diri sendiri:
·       Kita akan bekerja dengan baik, dan mampu menjalankan segala pekerjaan dengan mudah.
·       Merasa tenang dan senang dengan menjalankan apa yang telah direncanakan.
·       Kita akan stabil dalam menghadapai pelbagai permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian pribadi yang berbeda.
·       Kita akan menjadi pribadi panutan bagi orang lain, sebagai contoh orang lain.
2. Pengaruh manajemen terhadap keluarga:
·       Mewujudkan keluarga yang saling membantu dan saling memahami serta stabil dalam bidang material dan non material.
·       Menjadikan rumah sebagai oase yang indah, terartur, dan serasimengokohkan ikatan serta memperdalam hubungan dan silaturahim dalam keluarga.
·       Memberikan hak-hak keluarga dalam waktu yang telah ditentukan.
3. Pengaruh keteraturan dalam masyarakat
·       Terjaminnya keamanan serta terciptanya hubungan dan kekuatan.
·       Perekonomian tumbuh dengan baik dan mengalami kemajuan, peradaban, keimanan, dan akhlak masyarakat tinggi.
·       Pertengkaran dan permusuhan sangat minimal karena semua tercurah pada hal-hal yang penting saja.
·       Kualitas masyarakat akan meningkat sesuai meningkatnya jumlah individu yang teratur.
Kiat-kiat efektif dari pengalaman-pengalaman sukses dalam manajemen diri:
Ø Catatlah rencana kerja anda dalam sebuah jurnal.
Ø Tanamkan pada diri, “tinta yang samar lebih baik daripada ingatan yang kuat.”
Ø Berusaha melaksanakan pekerjaan-pekerjaan dengan terartur sehingga waktu termanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Ø Membiasakan diri untuk menyiapkan segala hal dengan sempurna sebelum memulai aktivitas.
Ø Menyusun segala aktivitas dengan baik.
Ø Membuat catatan tentang rencana kerja tahunan yang hendak direalisasikan.
Ø Melaksanakan shalat fardhu pada waktunya, serta tidak menyia-nyiakan waktu untuk melakukan hal-hal yang tidak berfaedah sepanjang hari.
Ø Menata setiap hal dengan menempatkan segala sesuatu pada tempatnya.

Sikap termudah untuk mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan yang merupakan musuh utama dalam pembentukan kepribadian seseorang adalah jangan sampai kita menganggap bahwa menunda pekerjaan merupakan kunci utama bagi terselesaikannya pekerjaan.
Dalam hal ini, ada 2 solusi:
1.    Menetapkan target-target anda.
2.   Membuat agenda kerja setiap hari





Hal-hal yang mempengaruhi manajemen diri:
*  Menjaga dan berdisiplin waktu
*  Kondisi sosial kemasayarakatan
*  Kondisi ekonomi dan finansial
*  Kondisi pendidikan
*  Hambatan-hambatan dari lingkungan
*  Jenis pekerjaan
*  Pengaturan kerja lembur

B. Manajemen
Manajemen secara bahasa dari bahasa arab nizhaam  itu artinya aktivitas menertibkan, mengatur, dan berpikir yang dilakukan oleh seseorang, sehingga dia mampu mngurutkan, menata, dan merapikan hal-hal yang ada di sekitarnya, mengetahui prioritas-prioritasnya, serta menjadikan hidupnya selalu selaras dan serasi dengan yang lainnya.
Manajemen dalam dunia administrasi adalah menetapkan kegiatan, tujuan, dan waktu untuk mencapai target-target administratif yang telah ditentukan.
Potret Manajemen dalam Al-Quran:
1.    Keteraturan alam raya ciptaan Allah swt.
“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu melihat sesuatu yang tidak berimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.” (al-Mulk: 3-4)
2.   Silih bergantinya siang dan malam
 “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.” (Ali Imraan: 190)
3.    Bintang-bintang dan garis orbit tata surya
“Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.” (Yaasiin:40)
4.   Aturan hubungan sosial
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu ingat. Jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu, ‘Kemabali (saja) lah,’ maka hendaklah kamu kembali. Itu lebih bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (An-Nuur: 27-28)

5.    Aturan Al-Quran tentang peperangan
“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (ash-Shaf: 4)

Potret manajemen dalam kehidupan Rasulullah SAW
1.    Mengatur tingkatan dakwah
2.   Mengatur dan menata pakaian
Rasululla bersabda, “.....Sesungguhnya kalian akan mengunjungi kawan-kawan kalian sendiri, maka persiapkanlah perjalanan kalian dengan baik dan kenakanlah pakaian yang bagus hingga kalian mempunyai kekhasan di mata orang-orang, sesungguhnya Allah swt.tidak menyukai hal-hal kotor dan perbuatan kotor.” (HR Abu Dawud)
3.    Mengankat pemimpin dalam setiap kelompok
Rasulullah bersabda, “Apabila kamu bertiga, maka angkatlah salah satu dari mereka untuk menjadi pemimpin.” (HR ath-Thabrani)
4.   Mengatur jalannya kehidupan
“Badanmu mempunyai hak atas kamu, keluargamu mempunyai hak atas dirimu, orang-orang yang bertamu kepadamu juga mempunyai hak atas kamu, (karenanya) berikanlah semua hak kepada orang yang berhak.”
5.    Mengatur waktu siang
Rasulullah bersabda, “Orang yang berakal hendaknya mempunyai empat waktu: waktu untuk berbisik (meminta tolong) kepada Allah swt.waktu untuk membisiki (mengintropeksi) diri sendiri, waktu untuk memikirkan ciptaan Allah, serta waktu senggang untuk makan dan minum.”
6.   Mengatur cara penyampaian dakwah
7.    Mengatur langkah-langkah berdakwah, dan
8.   Mengatur perang


Dari sini kita dapat mengambil pelajaran, bahwa memanajemen diri itu sangatlah penting bagi diri kita maupun orang lain. Selayaknya yang telah dicontohkan oleh Rasulullah yang segala aktivitasnya sangat teratur. Dan halnya dalam al-Quran, semua kejadian-kejadian alam sudah sangat diatur oleh Allah swt. 
M. Albilaluddin al-Banjari
Presiden Mahasiswa STEI Tazkia 2014-2015
Hp: 0858-558-321-66, 
Email: bilalgrups@gmail.com
Twitter:  @malbilaluddin1 
IG: Bilal Grup, BBM: 5281cb04, 
ID Youtobe :  M. AlbilaluddinID 


No comments:

Post a Comment